Siapa bilang Tato Halal?

Siapa bilang Tato Halal? Tubuh kita dan bagian merupakan titipan Allah SWT. Sebagai umat manusia bertugas untuk melindungi dengan merawatnya dengan seksama. Untuk itu kita tidak diperbolehkan untuk merubah atau merusaknya dengan tindakan yang tidak perlu. Namun kita hanya boleh memperbaiki tubuh kita apabila ada yang mengalami cacat, atau untuk menyembuhkan dari suatu penyakit.

Namun hanya segelintir orang saja yang dapat memahami esensi dri titipan ini. Dengan berbagai tindakan, merubah bentuk, body persing atau tindik tubuh, dan tatto.


Hukum Tato, merubah bentuk, body persing atau tindik tubuh dalam Pandangan Islam

Dalam shahih Al-Bukhari diriwayatkan, Abdullah bin Mas’ud r.a mengatakan “Allah Swt melaknat orang yang mentato, orang yang minta ditato, orang yang mencukur alis, orang yang ingin alisnya dicukur dan orang yang membuat gigi palsu untuk kecantikan. Karena semua itu berarti mengubah ciptaan Allah”

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda “ janganlah kalian mentato orang lain dan meminta orang lain mentato kalian” HR Al-Bukhari dan Al-Nasa’i.

Tato, merubah bentuk, body persing atau tindik tubuh itu jika didasari ikut-ikutan maka dalam hadist

Rasulullah juga bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad dalam musnadnya juz II hal. 50)

Asal-usul Tindik/body persing, pada awalnya merupakan bagian dari budaya primitif yang berasal dari suku-suku primitif yang mana tindik ini merupakan salah satu cara untuk menunjukkan status/strata sosial di suatu suku tersebut dan untuk upacara keadatan.

Kalo diIndonsia body persing bisa kita temukan di Papua, Suku asmat. Ritual dengan menusukkan kayu atau tulang belikat babi di hidung menandakan bahwa dia sudah datang pada masa tahap kedewasaan. Dan ini yang menginspirasi mereka.


Jika dulu tindik indentik dengan wanita, namun tindik sudah biasa kita lihat pada laki-laki, ini merupakan penyerupaan laki-laki dengan wanita, dalam hadis dikatakan

Dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata, “Rasulullah SAW mela’nat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 55]

Jika kita menindik di bagian mulut, maka yang terjadi apabila terjadi luka maka terjadi infeksi. karena di mulut merupakan tempat berkumbulnya berjuta-juta bakteri maka sangat bahaya jika seandainya bakteri itu juga ikut mengalir dalam darah dan menjalar ke jantung dan bisa mengakibatkan penyakit janjung, selain itu juaga bisa menyebabkan orang itu menjadi sakit pada saluran pernafasan, terjadi pembengkakkan pada saluran pernafasan akibat infeksi yang berasal dari tindikkan di mulut, lidah atau sekitar lidah.


Menurut dokter spesialis kulit, secara medis tato berbahaya bagi kesehatan seperti kanker kulit, timbul bintil pada kulit, alergi bahkan hingga infeksi akut karena disebabkan oleh racun yang terkandung dalam bahan-bahan yang digunakan dalam mentato tubuh. Selain itu alat yang tidak higienis akan menyebabkan penularanvirus dan penyakit berbahaya seperti hepatitis, AIDS dan sipilis. Lantaran alat-alat yang digunakan bergantian.

Orang yang mentato wajib menghapus tatonya dengan cara pembedahan/laser jika tidak khawatir dengan risiko apapun (resiko fatal, cacat, hilang salah satu anggota tubuhnya) & segera bertobat kepada Allah Swt.


Ada yang mengatakan bahwa dengan adanya festival tatto, mengubah pandangan negatif bahwa tatto identik dengan premanisme, dan kekerasan dan juga merupakan karya seniman yang sangat luar biasa.

Saya berpendapat, bolehlah mereka mengadakan festival macam begitu, namun hanya saja bagi manusia yang disana ada yang beragama islam maka itu merupakan kecelakaan. Bagi kita yang Alhamdulillah sadar tentang hal Haramnya Tato, wajib memberikan informasi kepada mereka bahwa Tato itu haram dan dosa besar. Bahkan jika dia melakukan sholat, hukumnya tidak sah.

Tinggalkan seluruhnya yang berbau mengikuti kebudayaan yang buruk, sudah jelas-jelas para dokter mengatakan bahwa Tato itu beresiko banyak terkena banyak penyakit, kok ada yang mau menyakitkan diri sendiri.


Mengapa orang bertato tidak sah sholatnya?

Karena ada darah yang menempel di kulitnya. Pada saat pembuatan tato, darah dan tinta menjadi menyatu, sehingga yang menempel di kulit adalah darah yang bercampur dengan tinta.


Menurut saya, jika orang yang bertato bukan beragama islam, it's No Problem. namun jika itu orang Islam, maka perlu disadarkan.

Bagi temen-temen yang mempunyai saudara seislam yang bertato, ajak mereka supaya bertobat... Berdakwah mulai ari keluarga kita,,, minimal kita doakan supaya mereka sadar.

Comments

Popular posts from this blog

Latihan Soal-soal Ujian SIM A/Umum, B/Umum, C, dan D

Tips dan Trik Mudah Lulus Ujian SIM C Tanpa Nyogok Calo

Informasi Lengkap Tempat Menghafal Al-Qur'an