Analisis Kuantisasi Warna LED Dan Paduan LASER Dengan Diagram Chromaticity CIE 1931, CIE 1960, CIE 1976 Menggunakan Color Matching Function CIE 1964 10°

Gambar Sketsa Rangkaian Paduan Laser RGB
Analisis Kuantisasi Warna LED Dan Paduan LASER Dengan Diagram Chromaticity CIE 1931, CIE 1960, CIE 1976 Menggunakan Color Matching Function CIE 1964 10° - InsyaAllah pada artikel kali ini saya mencoba membahas hasil laporan PKL ane di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Fisika yang berada di Serpong. Bersama pembimbing Dr Isnaeni M.Sc merupakan ahli dibidang quantum dot.

Bersama beliau, kami mencoba melakukan eksperimen dengan tujuan menganalisis kuantiasi dari warna yang dihasilkan oleh LED dan juga laser. LED dan laser memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Perbedaan karakter dari keduanya di eksperimenkan dengan melakukan kuantisasi dari masing masing cahaya yang dihasilkan. LED dengan karakter gelombang yang bukan koheren dan Laser dengan gelombang yang koheren mengasilkan nilai grafik spektrum yang sangat jauh berbeda.

Eksperimen yang dilakukan adalah dengan membuat instrumen gabungan LED dan laser, yang kemudian nantinya akan divariasikan dengan penggabungan/pencampuran warna-warna cahaya LED/Laser. Hasil cahaya dari penggabungan tersebut nantinya akan diukur menggunakan Spectrophotometer (Ocean Optics HR2000).


Gambar diatas hasil pengukuran spektrum cahaya dengan variable intensitas dan panjang gelombang. pada hasil tersebut kemudian di kuantisasi menggunakan metode yang dibuat oleh CIE dengan persamaan dan CMF (Color Matching Function) yang udah baku. Setelah dilakukan, ternyata hasil kuantisasi menggunakan grafik CIE sangat berantakan pada cahaya Laser, namun tidak pada cahaya LED.


Cahaya LED dengan sangat sesuai dengan kehendak peneliti. Jika warna merah yang dinilai (kuantisasi) maka hasilnyapun  pada grafik CIE pada koordinat merah. Namun pada nilai koordinat semua hasil warna gabungan apapun terpusat hanya pada satu titik koordinat, artinya sangat-sangat tidak sesuai kehendak peneliti.

Asumsi kesalahan tersebut adalah perlu adanya trik atau metode tambahan, atau mungkin perubahan persamaan, atau mungkin perubahan CMF yang baku tersebut. Jelas dari kedua instrument tersebut sangat berbeda jenis karakter gelombangnya, sehingga berimbas pada metode kuantisasi yang terapkan pada grafik CIE.
Data base CMF
Nah, selama PKL di LIPI, saya mencoba bereksperimen untuk memaksakan metode ini dengan persamaan yang tetap namun memodifikasi CMF yang sudah baku. Jika ingin mengetahui,bagaimana CMF itu tercipta, silahkan mencari informasi di internet.

Saya mencoba memodifikasi CMF dengan "hanya mencoba-coba" alias "menebak" alias "mengasumsikan saja". Kurang ilmiah sih menurut saya, sebab hanya "menebak". Namun alasan CMF yang saya modif tersebut merupakan hasil pencocokan dan pengamatan hasil panjang gelombang pada eksperimen (berbentuk "jarum"). Sehingga menghasilkan seperti ambar dibawah ini.
Hasil Modifikasi CMF
Hasil kuantisasi setelah CMF di modif, adalah sebagai berikut:
Walapun hasil kuantisasinya masih "kacau balau", namun setidaknya pada hasil beberapa sebagian warna ada yang sesuai. Kesimpulan dari semua hasil "eksperimen" yang saya lakukan, pada intinya untuk kuantisasi dengan metode ini, masih sangat perlu dilakukan dengan trik yang lain. Atau mungkin sangat perlu penelitian lanjutan yang lebih "matematis" untuk menghasilkan nilai kuantisasi yang jauh lebih baik. Silahkan akses penjelasan lengkap bisa akses link [Download].

Terima kasih atas waktunya, membaca "celotehan" dari hasil iseng-iseng coba-coba main kuantisasi laser. Mudah-mudahan bermanfaat. See you..:)

0 comments:

Post a Comment